Briar Sang Champion

Mengenal Briar Sang Champion yang Mengusik Keseimbangan di League of Legends

kotasoftware.id – Setelah bocoran yang beredar beberapa waktu lalu, Briar sang Champion akhirnya resmi dihadirkan sebagai champion baru di League of Legends.

League of Legends selalu menjadi rumah bagi berbagai champion dengan latar belakang dan mekanik yang unik, dan Briar adalah penambahan terbaru yang menarik. Ia adalah hasil eksperimen Black Rose yang gagal, dengan alat pengekang khusus yang diciptakan untuk mengendalikan pikirannya yang kacau.

Setelah bertahun-tahun terkurung, Briar sang Champion akhirnya bebas, dan kini tidak ada yang bisa mengendalikannya kecuali rasa hausnya akan pengetahuan dan darah. Ya, Briar adalah vampir yang tak pernah puas dengan darah.

Riot Games dengan berani menghadirkan karakter vampir tersebut dengan kekuatan yang tak terkendali. Riot tidak ragu-ragu dalam menerapkan ide ini, karena Briar memiliki skill yang mampu membuat pemain kehilangan kendali saat menggunakannya.

Briar Sang Champion

Daftar skill Briar Sang Champion

Berikut adalah deskripsi kemampuan dari karakter Briar sang Champion:

Passive – Crimson Curse

Serangan Briar sang Champion akan menimbulkan efek bleeding pada musuhnya, yang kemudian akan memberikan efek penyembuhan perlahan pada Briar. Semakin besar kerusakan yang dia terima, semakin besar pula efek penyembuhannya. Ketika Briar sang Champion berhasil mengalahkan musuh, dia akan mendapatkan penyembuhan instan dalam jumlah besar, tergantung pada jumlah efek bleeding yang masih ada pada musuhnya.

Q – Head Rush

Briar sang Champion melompat ke targetnya, memberikan kerusakan fisik dan efek stun, serta mengurangi pertahanan targetnya. Jika keterampilan ini digunakan pada minion sambil dalam keadaan Blood Frenzy, Briar akan berhenti mengejar musuhnya untuk sementara waktu.

Baca Juga : “Update Revamp Item Haas Claw di Mobile Legends: META Terbaru dan Perubahan Fungsinya

Briar Sang Champion

W – Blood Frenzy/Snack Attack

Briar sang Champion melompat ke area yang dituju dan mengaktifkan Blood Frenzy. Saat dalam keadaan ini, dia akan mengejar musuh terdekat secara otomatis (dengan memprioritaskan champion), tanpa kendali dari pemain. Blood Frenzy juga memberikan Briar kecepatan serangan dan kecepatan gerak tambahan, serta mengubah serangannya menjadi serangan area kecil.

Saat dalam keadaan Blood Frenzy, Briar sang Champion juga dapat menggunakan Snack Attack pada targetnya. Kerusakan dari Snack Attack tergantung pada seberapa banyak kerusakan yang telah diterima musuh, dan sebagian dari kerusakan tersebut akan dikonversi menjadi penyembuhan untuk Briar.

E – Frosty Howl

Briar sang Champion melepaskan teriakan membekukan yang memberikan damage dan menerapkan efek perlambatan, besarnya efek tergantung pada durasi pengisian skill. Pada pengisian maksimal, skill ini juga mendorong musuh ke belakang dan memberikan damage tambahan, bersamaan dengan efek stun pada musuh yang terkena dinding.

Selama proses pengisian, Briar mendapatkan efek penyembuhan dan pengurangan damage. Skill ini juga berguna untuk mengakhiri status Blood Frenzy sebelumnya dan mendapatkan kembali kendali bagi pemain.

R – Inevitable Fate

Briar sang Champion menendang kristal darah ke depan dan melompat ke musuh champion pertama yang terkena. Setelah mendarat, semua musuh di sekitarnya akan menerima jumlah damage fisik yang signifikan dan terkena efek ketakutan/lari.

Setelah itu, Briar mengaktifkan versi terkuat dari Blood Frenzy, lalu mengejar target sampai salah satu dari mereka mati. Selain mendapatkan kecepatan serangan dan pergerakan tambahan, Briar juga mendapatkan bonus armor dan magic resist.

Briar Sang Champion

Menyesuaikan Gaya Bermain untuk Briar Sang Champion

Setelah meninjau daftar skill Briar sang Champion, terlihat bahwa gaya bermainnya memerlukan adaptasi yang tidak biasa. Sebagai contoh, Briar tidak memiliki kemampuan regenerasi kesehatan sama sekali. Oleh karena itu, untuk menyembuhkan dirinya sendiri, Briar harus menyerang, baik mau maupun tidak.

Beberapa skillnya memiliki efek ganda, terutama yang dapat mengaktifkan status Blood Frenzy, yang membuat Briar sang Champion bergerak secara otomatis tanpa kendali pemain. Mengatur waktu dan aktivasi skill Chilling Scream dengan tepat adalah kunci untuk mencegah Briar membahayakan dirinya sendiri.

Dalam diskusi media yang diadakan oleh Riot Games pekan lalu, August Browning, Lead Champion Designer yang merancang Briar, membagikan beberapa tips untuk menghadapi dan mengatasi Briar dengan efektif. Yang paling penting, pemain harus mengandalkan debuff Grievous Wounds untuk mengurangi efek penyembuhan Briar.

Menjaga agar target yang dikejar Briar tetap hidup juga dapat menjadi strategi untuk mengubah keadaan. Karena dalam situasi tersebut, Briar dapat menjadi tidak terkendali dan berpotensi membahayakan dirinya sendiri.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *